DexChart Riwayat Harga
(CHART)Tanggal | Harga terbuka* | Harga Tertinggi | Harga Terendah | Harga penutupan** | Vol. |
|---|---|---|---|---|---|
2026-09-07 | -- | $0.000157 | $0.000084 | -- | -- |
Dimana Anda bisa membeli CHART
Tentang CHART data harga historis
Pelacak riwayat harga CHART memungkinkan investor mata uang kripto memantau kinerja investasi mereka dengan mudah. Anda dapat dengan mudah melihat harga pembukaan, tertinggi, dan penutupan CHART dari waktu ke waktu, serta volume perdagangan. Selain itu, Anda dapat langsung memeriksa persentase perubahan harian untuk mengidentifikasi hari-hari dengan volatilitas yang lebih tinggi.
Berdasarkan data riwayat harga CHART kami, nilainya melonjak ke titik tertinggi sepanjang masa, lebih dari $0.000158, pada 1970-01-22. Di sisi lain, titik terendah dalam lintasan harga CHART (sering disebut sebagai "titik terendah sepanjang masa CHART") terjadi pada 1970-01-22. Siapa pun yang membeli CHART selama periode tersebut saat ini akan menikmati keuntungan yang mengesankan sebesar $0.000112.
Berdasarkan rancangannya, total pasokan CHART akan mencapai 1,000,000,000. Saat ini, pasokan CHART yang beredar sekitar --.
Semua harga yang ditampilkan di halaman ini berasal dari penyedia data tepercaya, LBank. Saat meninjau investasi Anda, disarankan untuk tidak bergantung pada satu sumber data saja, karena nilainya dapat berbeda antar penyedia.
Dataset harga Bitcoin historis kami mencakup data 1 menit, 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan (buka/tinggi/rendah/tutup/volume). Dataset ini telah diuji secara ketat untuk memastikan konsistensi, integritas, dan akurasi. Desainnya khusus untuk simulasi perdagangan dan uji ulang, tersedia untuk diunduh gratis dan diperbarui secara real-time.
CHART contoh data historis
Berikut ini adalah beberapa penggunaan data historis CHART dalam perdagangan CHART
Para pedagang menggunakan data historis untuk menganalisis tren dan pergerakan di pasar CHART. Mereka menggunakan grafik dan alat visual lainnya untuk mengidentifikasi tren dan menentukan kapan harus masuk atau keluar pasar. Salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan di pasar yang dinamis ini adalah dengan memvisualisasikan dan menganalisis data pasar historis. Untuk mencapai hal ini, data historis dapat disimpan di GridDB dan dianalisis menggunakan skrip Python dengan berbagai pustaka, seperti Matplotlib, Pandas, Numpy, dan Scipy untuk visualisasi data.
Data historis juga dapat digunakan untuk memprediksi tren pasar di masa mendatang. Dengan menganalisis perilaku pasar di masa lalu, trader dapat mengidentifikasi pola yang berulang dan membuat prediksi yang akurat tentang arah pasar CHART. Dengan menggunakan dataset historis CHART LBank, trader dapat memperoleh data menit demi menit seperti harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan untuk CHART. Data ini kemudian dapat digunakan untuk menentukan dan melatih model prediksi harga, membantu pengguna membuat keputusan trading yang tepat.
Dengan memperoleh data historis, para pedagang dapat menilai risiko investasi di CHART. Mereka juga dapat menentukan volatilitas CHART, sehingga mereka dapat membuat keputusan investasi yang tepat.
Data historis juga berguna dalam manajemen portofolio. Dengan melacak investasi dalam jangka panjang, investor dapat mengidentifikasi aset yang berkinerja buruk dan menyesuaikan portofolio untuk memaksimalkan imbal hasil.
Selain itu, pengguna dapat mengunduh data historis OHLC (buka, tinggi, rendah, tutup) mata uang kripto CHART untuk melatih bot perdagangan CHART mereka sendiri, sehingga mencapai kinerja yang luar biasa di pasar. Dengan perangkat dan sumber daya ini, para pedagang dapat mempelajari data historis CHART secara mendalam, mendapatkan wawasan berharga, dan berpotensi meningkatkan strategi perdagangan mereka.
Cara menganalisis data grafik candlestick CHART

Grafik candlestick CHART menampilkan waktu pada sumbu horizontal dan data harga pada sumbu vertikal, mirip dengan grafik garis dan batang. Candlestick dapat memiliki dua warna berbeda: hijau atau merah. Candle hijau menunjukkan kenaikan harga selama periode yang dipertimbangkan, sementara candle merah menunjukkan penurunan harga.
Struktur grafik candlestick yang sederhana dapat memberikan banyak informasi kepada pengguna. Misalnya, analisis teknikal dapat menggunakan data grafik candlestick untuk mengidentifikasi potensi pembalikan tren.
Menurut data historis CHART, ketika pasar CHART menunjukkan tren bearish atau bullish, investor konservatif dapat memilih untuk menggunakan produk yang dilindungi modal seperti Fleksibel dan Locked untuk menangkap tren pada saat itu.
Saat CHART berada dalam tren menyamping, menggunakan Kontrak Berjangka Terbuka dan memilih produk bullish untuk memanfaatkan tren sedikit naik, atau memilih produk bearish untuk mengambil keuntungan dari tren sedikit turun, dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik.