Data Grafik K-Line pasar aktual sesuai dengan halaman trading.
Data Utama
Pembukaan Sebelumnya
$96.10
Penutupan Sblmnya
$96.01
Rentang Hari Sebelumnya
$95.83 - $97.54
Rentang 52 Minggu
$91.49 - $121.64
Volume Trading
7.742M
Kap. Pasar
$166.045B
Rasio P/E
15.3x
EPS
$6.25
Ikhtisar Perusahaan
NYSE
The Walt Disney Company, yang lebih dikenal sebagai Disney, adalah konglomerat media massa dan hiburan multinasional Amerika yang terdiversifikasi yang berkantor pusat di kompleks Walt Disney Studios di Burbank, California.
SektorLAYANAN KOMUNIKASI
IndustriHIBURAN
Kantor Pusat500 SOUTH BUENA VISTA STREET, BURBANK, CA, AMERIKA SERIKAT, 91521
Diselesaikan dalam USDT, mendukung leverage hingga 20x, memungkinkan perdagangan dua arah (long/short), tanpa perlu memegang aset dasar, cocok untuk trading tren jangka pendek dan hedging (lindung nilai).
The Walt Disney Company beroperasi sebagai konglomerat hiburan dan media multinasional yang terdiversifikasi. Bisnis intinya meliputi memproduksi film dan konten TV, mengoperasikan taman hiburan dan resor, mengelola jaringan televisi seperti ABC dan ESPN, serta mengelola produk konsumen dan platform streaming seperti Disney+, Hulu, dan ESPN+.
Disney beroperasi di sektor Jasa Komunikasi dan diklasifikasikan dalam industri Hiburan. Industri ini berfokus pada memproduksi konten media, mengoperasikan jaringan penyiaran, serta mengelola hiburan langsung, pengalaman interaktif, dan layanan terkait.
Disney menghasilkan pendapatan dari berbagai sumber, termasuk jaringan media seperti ESPN dan ABC, layanan streaming direct-to-consumer-nya seperti Disney+ dan Hulu, segmen Taman, Pengalaman, dan Produk (taman hiburan dan merchandise) miliknya, serta divisi Hiburan Studionya, yang memproduksi film dan konten untuk bioskop dan platform digital.
Disney telah secara agresif memperluas kehadirannya di pasar streaming melalui Disney+, Hulu, dan ESPN+. Ia bersaing dengan platform seperti Netflix dan Amazon Prime Video dengan memanfaatkan portofolio kontennya yang luas, yang mencakup waralaba seperti Marvel, Pixar, Star Wars, dan National Geographic, menawarkan konten eksklusif untuk menarik pelanggan.
Disney secara historis telah membayar dividen; namun, perusahaan menangguhkan pembayaran dividennya pada tahun 2020 untuk menjaga kas selama pandemi COVID-19. Investor yang memantau DIS harus mengikuti perkembangan dari perusahaan mengenai kebijakan dividennya, karena pengembalian dividen dapat bergantung pada kesehatan keuangan dan prioritas strategisnya.
Risiko utama meliputi ketergantungan pada pengeluaran konsumen diskresioner, yang dapat sensitif terhadap perubahan ekonomi, persaingan di bidang streaming dan hiburan, serta tantangan operasional terkait pengoperasian taman dan resor. Selain itu, penundaan produksi konten dan risiko regulasi dapat memengaruhi aliran pendapatan perusahaan.
Disney bersaing dengan perusahaan seperti Netflix, Warner Bros. Discovery, dan Comcast dalam streaming dan distribusi media. Ia mengandalkan mereknya yang kuat, kekayaan intelektual yang luas (misalnya, Marvel, Star Wars), serta operasional yang terdiversifikasi di seluruh taman, streaming, dan studio film untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya.
Peluang pertumbuhan Disney meliputi memperluas basis pelanggan global untuk layanan streaming, pemulihan kehadiran di taman hiburan, memonetisasi waralaba populer melalui merchandise dan lisensi, serta merilis konten baru di seluruh platformnya. Namun, risiko eksekusi dan persaingan pasar tetap menjadi pertimbangan utama.
Peringatan Risiko
1.Harga saham dapat berfluktuasi secara signifikan; berinvestasilah dengan hati-hati. Kinerja di masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
2.Perdagangan aset digital melibatkan berbagai risiko, termasuk risiko pasar dan teknis. Harap buat keputusan yang rasional dan alokasikan aset secara bijak.
3.Informasi yang terkandung dalam halaman ini hanya untuk referensi dan bukan merupakan saran investasi.